Tampilkan postingan dengan label NGGAK SERIUS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NGGAK SERIUS. Tampilkan semua postingan

MATEMATIKA jilid 1

Aku dan sejumlah angka itu mungkin tidak ada hubungan persaudaraan.
Tidak pula ada kaitan batin di dalamnya.
Apalagi hubungan cinta dengan mereka. Tapi tidak juga hubungan benci.
Hmm, mungkin tidak juga persis begitu.

Sejumlah orang luar biasa yang hadir dengan gaya mereka masing-masing, memperkenalkan aku dengan setumpuk angka-angka yang seolah selalu ngiler minta diolah. Seolah memanggil tragis lagi mistis.." ayooo..hitung akuuu..jumlahkan akuuuu..kalikan akuuuu.."

Sungguh aku tidak pernah membenci pelajaran yang satu ini. Tapi aku tidak pula benar-benar menyukainya, terutama dalam beberapa tahun terakhir di sekolah. Tapi jika kau tanya pelajaran apa yang paling aku sukai, maka aku akan menjawab.."matematika." Bingung kan? Ah sudahlah..
Terlepas dari kemahiranku yang biasa-biasa saja dan tidak begitu menonjol di bidang ini. Bagiku matematika itu seni. Ya..seni berfikir. Hanya saja, dalam beberapa tahun terakhir ada salah satu kekecewaan dan penyesalan terberat yang pernah kulakukan dan berusaha kutebus dimasa kini. Sudahlah..aku tidak akan memberi tahu dan tentu saja kalian tidaklah perlu tahu :)

Ada beberapa orang luar biasa yang mengenalkan aku dengan kawanan angka-angka yang sering menjadi sumpah serapah pelajar-pelajar yang kesal karena kebingungan dibuatnya. Tapi bukanlah matematika namanya jika tidak ada kebingungan yang ikut tampil. Uniknya matematika bukan hanya dari segudang rumus-rumus 'nakal' yang suka bikin pusing, tapi juga guru-gurunya yang punya karakter 'khas', yang terkadang tidak bisa dijumpai pada guru-guru pelajaran lainnya.

Aku akan mengenalkan kalian pada orang-orang hebat dan beberapa karakter unik mereka yang kutemui saat perjalanan takdir mempertemukan kami di sebuah ruangan kelas dengan angka-angka sebagai teman setia. Aku akan menceritakan guru-guru matematikaku yang pernah aku temui dari kelas 7-12.

Let's check this out! :)


  • Kelas 7.4 SMP Negeri 1 kota Bengkulu

Guru matematika pertamaku waktu di SMP adalah pak Sayuti. Beliau bukan pengetik naskah proklamasi saudara-saudara. Beliau adalah guru matematika yang membawakan matematika dengan sangat santai. Aku memang terkadang agak kurang paham apa yang beliau ajarkan -__-" mungkin karena keterbatasanku yang memang pada aslinya sudah santai jadi butuh sesuatu yang menuntut untuk cepat *mungkin*
Beliau pernah marah sekali hahaha.. Kejadian yang cukup lucu, sewaktu beberapa orang siswa maju ke depan kelas untuk protes karena beliau salah koreksi. Karena begitu banyak yang maju ke kursinya, beliau menjadi kesal dan mengucapkan "sesuatu" yang pada waktu itu membuat pucat warna muka arief kur dan arief m temanku. HAHA.
Tapi beliau selalu baik denganku dan cukup dekat. Bahkan dulu tak jarang sering 'tooss' kepada beliau. Sampai sekarang pun kalau ketemu beliau rasanya lucu saja. Yang aku ingat, beliau meletakkan nilai 90 pada pelajaran  ini di semester 2. Makasih pak :)


  • Kelas 8.2 SMP Negeri 1 kota Bengkulu
Seperti yang ku ceritakan sebelumnya, aku bukanlah golongan superior di sekolah. Tapi aku juga enggan disebut 'pelengkap' hanya agar supaya absen tetap berjumlah 40. Saat kelas 2 SMP, guru matematika ku adalah ibu Neng yang sampai saat ini aku lupa nama aslinya -__-"
Dengar-dengar dari kakak kelas, beliau terkenal cukup killer. Wajah beliau memang dingin, dengan bibir yang sesekali tersungging dan suara yang cukup pelan. Sehingga orang-orang yang biasa duduk di kursi belakang seperti aku hanya bisa banyak berdo'a dan ngobrol saja. Aku lupa bilang bahwa beliau pernah mengajar ibuku saat di sekolah dulu. Ya benar, ibuku. Bisa dibayangkan saja, betapa agak perihnya tiap dibandingkan "ibumu dulu pendiam,shinta.." dalam hati aku selalu ingin menjawab.."aku keturunan bapakku mungkin bu.."
Tapi mengingat nama bapakku yang juga harus aku jaga dan keyakinan yang sangat kuat bahwa saat sekolah dulu tidak satu pun diantara mereka yang agak 'berisik' sepertiku, aku diam saja. Aku bingung harus menyalahkan siapa jika tanganku teracung tinggi saat tidak mengerti atau lagi rajin menjawab. Aku memang tukang berisik dan nakal tapi bukan berarti aku tidak suka belajar. Dari awal aku berprinsip.."nakal boleh..bodoh yang JANGAN."
Sejauh yang aku ingat, aku tidak pernah membuat masalah besar dengan beliau. Masalah-masalah kecil? Yah tidak usah dibesar-besarkanlah hehe..
Aku ingat waktu itu, temanku eko berteriak dengan suara lantang..."berubah..NINJAAAAAAA.." dan 3 detik dari teriakannya, ia sudah terperangkap dalam lirikan maut dari bu Neng. Seolah bu Neng menguncinya dengan mantra "Petrificus totalus". Tak perlu diragukan, saking gemasnya beliau mencubit entah belakang kepala eko entah rambutnya yang pasti itu membuat telinga eko seolah memanggil pemadam kebakaran karena terbakar oleh warna merah di kulitnya. Aku menahan tawa dalam takut karena aku juga ikut bercanda waktu itu. Namun itulah ibu Neng, setelah geregetan mungkin dengan sikap muridnya, beliau tidak segan memeluk eko dan meminta maaf :')
Lalu kami sekelas menyambut sembari berteriak.."huaaaaahh so sweeeeeeettttttt.."

  • Kelas 9.1 SMP Negeri 1 kota Bengkulu
Okeh..ntah malaikat mana yang mampir ke sekolahku waktu tahun ini. Finnaly..di tahun ke 3 di SMP,aku masuk ke kelas unggul pertama yang selama ini selalu aku pandang aneh. Mereka hanya bergaul dengan mereka saja, dan terlihat hobi belajar. Selama di SMP, aku hanya berada di kelas unggul 3 pada kelas 7 dan unggul 2 pada kelas 8. Agak shock emang ngeliat kenyataan waktu itu. Aku dan temanku arif m berusaha menemui guru untuk bisa tetap berada di kelas unggul ke 2 saja. Kami takut keburu gila ada di kelas itu mengingat kemampuan yang sedang-sedang saja ini hhaahaha..Namun negoisasi yang kami lakukan tidak berjalan cantik. Guru tidak berkenan mengembalikan kami di unggul ke 2. Alhasil, dengan penuh kepasrahan, aku dan segenap teman-teman masuk ke kelas itu dengan langkah gontai.
Di kelas ini kami diajar oleh ibu rosidah yang mahadaya kelembutannya. Kalo putri salju itu beneran ada, yah kira-kira lembut kayak beliau lah. Aku, mae, arif kur dan indah duduk di 2 barisan terakhir. Tiap kali ujian, jawaban kami selalu kembar identik, hahaha. Sepertinya suatu hari bu rosid menyadari kelicikan 4 manusia yang selalu berbagi tugas untuk belajar itu -__-"
Sampai suatu hari keramat, ibu rosid memindahkan indah untuk duduk 1 bangku di depan kami bertiga. Antara mau mati pasrah antara mau guling-guling di lantai (mendingan yg ini deh!), kita bertiga menatap nasib dengan pasrah. Yah..soalnya, kami memang nggak belajar hari itu, biasanya kan minimal otak 4 orang sekarang cuma 3 orang hahaha. Sampai pertengahan ujian pun kami melirik ke arah indah yang memperlihatkan kertasnya yang masih perawan alias putih awan alias kosong.
Ternyata hati dan otak kami berempat telah bertaut. Di dalam kondisi terdesak alias kepepet ini, aku dan arif kur mengeluarkan kemampuan supranatural kami untuk berusaha mengorek sisa-sisa pendengaran selama pelajaran yang mungkin sempat singgah.
Sampe akhirnya kami mentok di nomer terakhir. Mae yang dari tadi menjadi penonton setia terlihat masih berusaha melirik kanan kiri, namun tiada harapan. Akhirnya, dia merasa kesal sendiri lalu aku dan arif kur melihat dia mencoret-coret mencari jawaban dan alhasil bocah gaib itu berhasil menemukan jawabannya. Gayung pun bersambut, aku dan arif kur tentu dengan sangat telaten menyalin secara berjamaah nomer terakhir itu hahaha..Lucu rasanya tiap aku ingat ekspresi bangga kami setelah menyelesaikan ujian itu, apalagi setelah mendapat hasil ujiannya yang tidak buruk..cukup baik bahkan. 1 lagi yang tidak bisa ku lupa..setiap kali ujian matematika kami dibagikan,dan bila hasil yang diterima oleh salah 1 dari kami lebih tinggi, kami akan protes bersama-sama. Jadi wajar saja bu rosid tau :p

(to be continued)

antara BANDAR LAMPUNG dan BENGKULU

Jumat, 03 Juni 2011 19.38 by SHINTA TRILUSIANI 0 komentar
Perjalanan yang cukup panjang.
Berjuta-juta hektar tanah Allah terbentang panjang.
Menghijau,menghempas dan berliku.
Diantara liku , tersimpan banyak cerita berisiko yang menuntut ketelitian dan ketepatan dari naluri sang pengendali stir.Terkadang mencekam.Diantara rimba , kami melesat dan terkadang nyaris tergelincir.
Bercampur emosi yang sesekali terpercik oleh keangkuhan yang lain.
Tapi tetap saja..Ini perjalanan yang luar biasaaaaa!!! :D


Setelah semalaman galau karena kecoa yang tidak sekolah dan nyaris gagal pulang karena tutorial sore,akhirnya secercah kebahagiaan datang juga padaku.Semalaman kepala ku sakit karena memikirkan 2 perkara sepele itu.Telpon dari Pak Edi si tukang travel menyelamatkan perasaanku dari jurang kegalauan #halah haha..Setelah mengajak temanku sesama anak bengkulu yakni nola , akhirnya kami memutuskan untuk pulang sore itu juga mengingat libur yang hanya 3 hari.Pulang kuliah udah sangat sore yakni jam 4.Aku terburu-buru pulang ke kosan untuk sholat dan membawa sepasang baju.Sepasang ? yah benar sekali saudara-saudara saya hanya membawa sepasang baju.*plokplokplok..*

Ternyata babang supir travel udah berkali-kali menelpon ke handphone ku.Aku terburu-buru turun dari kamar kosan.Sebelumnya aku menyempatkan diri untuk menitipkan nasiku di dalam magic com ke emak (kak dhini),sekalian nitip cucian sama kunci kamar dan tak lupa minta tolong kunciin jendela kamarku yang belum ku kunci.Sepertinya aku memang sering merepotkan si emak --__--"

Ternyata eh ternyata,di mobil sudah terisi beberapa penumpang.2 orang suami istri yang duduk di tengah dan seorang om-om atau abang-abang atau apalah sejenisnya yang pasti dia laki-laki yang merupakan anggota TNI.Setelah celingak-celinguk beberapa saat,aku diminta sang supir untuk langsung duduk di depan.Aku agak heran,karena aku memesan 2 bangku untuk di belakang supir,kok ada 2 bapak sama ibu-ibu itu? Yasudahlah yang penting pulang.

Lalu,si ibu-ibu langsung bertanya dengan nada yang sinis.
"Kok lama amat mba ?"


Aku melihat sebentar dan berusaha tetap menjaga tatakrama.
"Iya bu.Soalnya baru pulang kuliah."

Si ibu nyolot lagi.Tapi sebodoh amatlah , aku berpura-pura untuk tidak mendengar khotbah panjang dari ibu itu.Setelah itu,mobil travel menjemput nola.Tapi aku kaget waktu suami istri itu tidak mau pindah dan nola harus duduk di belakang bersama babang tentara (sebut saja demikian).

Emosi ku mulai agak terpancing.Leher ku seperti karet yang otomatis membelit ke belakang.
"Eh maksud nya apa ya kok temen saya di belakang om ?" tanyaku pada supir.Supir yang terlihat sudah pasrah kembali melihat kertas di tangannya.Terlihat peluh di keningnya menandakan betapa seringnya ia dimarahi oleh penumpang.
"Mbak hubungin pak edi aja ya mbak..saya nggak ngerti.." ujarnya memberi solusi.

Aku langsung mengambil hp dan menghubungi pak edi sang juragan travel.
"Pak edi kok temen shinta duduk di belakang.Kan awalnya shin pesen di tengah semua kok jadi di belakang.Nggak mau lah..Apalah kayak gitu.."


Pak edi juga terlihat agak bingung."Yaudah duduk aja dulu di belakang ya.Karena Ibu bapak yang ditengah itu nggak mau pindah.."


Sembari aku sedang menelpon,terdengar grasak grusuk dari belakang.Sepertinya babang tentara itu mau pindah ke depan dan suami istri yang dari tadi mendengus itu memutuskan untuk pindah ke belakang.
Mereka tak mau duduk bertiga di tengah.
Takut nggak romantis mungkin.
--krik--kriik--

Lalu,aku dan nola duduk di tengah.Berharap perjalanan ini berjalan nyaman.Lalu si ibu yang duduk di belakang bertanya.."Tinggal dimana dek ?"
Aku pikir mungkin ibu ini ramah cuma dia agak kesal tadi,mungkin.Aku menjawab dengan ramah.
Ku bumbui sedikit senyum di ujung singgung nya agar terlihat jauh lebih baik.

Lalu tanpa di duga si ibu nyolot lagi.
"Kalian ini mahasiswa.Katanya orang terpelajar.Harusnya kalian disiplin dong.Kita kan sama-sama penumpang bayar sama tujuannya sama.Bayangin aja nungguin kalian kita udah rugi berapa lama eh sekarang tempat duduknya malah pindah ke belakang lagi.Mahasiswa jaman sekarang itu kayak gitu sih.Kalian itu harusnya nurut dong sama dosen.Nah sekarang harusnya kalian yang ngikut jadwal travelnya.Jangan kayak gitu.Katanya orang berpendidikan.Jaga komitmen dong."


Aku masih berusaha menjaga tatakrama dengan sangaaaatt sopan.
"Maaf bu , pak kalau masalah komitmen kami udah buat janji sama Pak edi yang punya travel dan dia yang mengiyakan untuk berangkat jam segini.Kami benar-benar baru pulang kuliah bu."


Si ibu malah masih ngomel-ngomel panjang.
Dalam hatiku,untung ibuku bukanlah tukang ngomel seperti ibu ini.
Belum tertutup mulut si ibu , nah bapaknya juga malah ikut menceramahi kami berdua.
Suasana di mobil sungguh sangat tidak nyaman.

Si ibu cerewet kembali melanjutkan dongengnya.."Saya dulu juga pernah jadi mahasiswa.Saya komitmen dengan jadwal.Kalian ini katanya berpendidikan."


Si bapak yang ternyata tak kalah cerewet juga ikut marah-marah.
"Jadi mahasiswa itu harus bisa ngatur waktu.Kalian seenaknya saja.Jaga komitmen dong."


Aku sangat berharap suami ku nanti bukanlah orang yang cerewet seperti si bapak cerewet.
Entah keajaiban dari mana aku masih mampu menahan amarah dan menjawab santai.."Bapak kami itu udah bikin janji dan janji nya itu sama pak edinya pak."


Si ibu cerewet masih saja memuntahkan kata-kata pedas yang kasar.
Inilah yang aku tidak suka dari orang-orang yang pikirannya masih saja kolot.
Kenapa kolot ? Mereka merasa karena mereka tua mereka pasti benar dan kami salah.
Kami harus mendengarkan omelan mereka.Aku berharap ada sebuah peradaban yang menyadarkan mereka bahwa mereka hidup di abad yang berbeda.
Abad dimana yang lebih tua tidaklah selalu benar.Belajarlah untuk tidak saja dipahami tapi juga MEMAHAMI.


Nola yang dari tadi terlihat diam ternyata tidak lagi kuasa menahan amarahnya.
"Ibu kalau mau pindah duduk disini pindah aja bu.Kami pindah.Pak supir dimana mau berhenti biar saya pindah ke belakang.."teriak nola dengan nada tinggi.
Aku kaget.Aku kira nola anteng-anteng aja.
Sumpah aku jadi tidak enak.
Awalnya aku mau sebodo amatlah sama 2 orang di belakang ini.
Toh aku dan nola sudah pindah ke tengah.
Tapi melihat nola begitu marah aku pun bersiap-siap , kalau saja si ibu masih melanjutkan peran naga nya.

"Sudah-sudah..maksud kami buat kedepannya lagi.."Si bapak cerewet menenangkan si ibu cerewet yang masih ngedumel.Aku melihat ke samping dan melihat nola menangis.Benar-benar tambah tidak enak rasanya.Aku meminta maaf kepada nola tapi dia hanya mengangguk dan mengatakan "Nggak apa-apa.."

Perjalanan berlalu dengan sangat tidak nyaman.
Aku benar berharap saat pulang nanti aku tidak bersama dengan si sepasang suami istri yang sangat menguji iman ini.
Lalu terlihat ada sms dari pak edi.
"Iyakan aja dulu maunya ibu itu.Dia itu cerewet , aku udah dari tadi dimarahin sejak dari loket.Kalau dia masih ngomel kita turunin aja dia.Aku juga nggak betah sama penumpang cerewet.."
Aku lalu melipat lagi hp ku.Malas mempermasalahkan urusan di suami istri cerewet itu.

Waktu berlalu.Suasana mulai sepi.Hanya terdengar lagu-lagu tak jelas tape mobil dan mesin yang mendengus menggiling jalanan yang membentang.Entah kenapa perutku merasakan sesuatu yang abnormal.Kadar HCl terasa semakin membuncah,membuat seisi perutku bergairah.Rasa yang terefleksikan di mulut sudah sangat berbeda.Seperti sesuatu yang memualkan tapi menyakitkan tapi juga ah..memperparah kondisi perjalanan pulang.
Yayaya..aku akhirnya ingat.Bahwa dari pagi , kondisi perut memang sedang tidak bersahabat ditambah lagi aku hanya makan mie pada pagi hari dan tidak makan apa-apa lagi hingga sore itu.Rasanya aku ingin ikut menggelinding di jalan raya.Si bapak cerewet meminta makanan dan minumannya yang tertinggal di kursi depan.Aku memberikan semuanya tanpa mau melihat mukanya.
Olala..jangan kira dengan kondisi seperti ini aku berniat memakan makanannya.
Lebih baik aku tidak makan apa-apa sekali pun harus menahannya sampai di bengkulu nanti.

Perjalanan berlalu..waktu berganti dari sore meremang menjadi malam.
Hujan membumbui perjalanan panjang ini.
Di tengah aktifitas ngebut yang dilakoni oleh babang supir,tiba-tiba ia ngerem agak mendadak lalu memukul setirnya dengan nada kesal.Aku terbangun dari rasa sakit yang sedari tadi aku tahan.
"Arrgghh..pecah ban kayaknya.."
Babang tentara yang nangkring di sebelah babang supir terlihat agak kaget.Dia yang dari tadi aku dengar hanya menghabiskan waktunya dengan menelpon mulai dari bos hingga pacarnya (sepertinya) mulai memberi perhatian pada kondisi yang ehmm..lumayan mencekam ini.
Bagaimana tidak , ditengah hutan , malam , hujan dan pecah ban.
Okay..terima kasih..sudah kenyang..

Si babang supir terlihat bingung lagi bimbang.
Aku hanya menatap si babang nanar.
Lalu tiba-tiba saja pikiran ku nyungsep ke si bapak cerewet di belakang.
Nah kenapa dia nggak bantuin aja ngurusin ban pecah ini daripada sibuk ngomel tadi.

Si babang tentara bertanya ke babang supir.
"Ada ban serep nya kan ?"
Mukanya menyiratkan kondisi agak khawatir.
Yaiyalah orang dari tadi ada mobil lewat nggak ada yang mau berhenti buat ngebantuin.
Dia lalu melanjutkan."Oke,nggak ada cara lain ayo kita ganti berdua.."ajak si babang tentara yang memang terlihat masih cukup muda.
Si babang supir sepertinya sudah mengharapkan hal ini sedari tadi.Lalu kedua babang tadi membuka baju.

Babang tentara memperlihatkan badan yang sudah 'jadi'dan terbentuk oleh latihan fisik yang aku yakini sering dilakukannya dalam rangka menjalankan tugas.
Si babang supir pun tidak mau kalah.
Ia memamerkan badan gendut berototnya pada hutan yang terlihat makin sangar dengan petir sebagai backsoundnya.
Lalu mereka berdua turun dan mengganti ban dengan sigap di tengah hujan yang semakin deras.Setelah berhasil mengganti ban mobil,mereka tertawa-tawa dan masuk ke dalam mobil secepat mungkin.
Mungkin si babang supir merasa aksinya barusan sangat keren lengkap dengan adegan buka-buka baju di kala hujan ala-ala pemain india.
Lalu dia berkata kepada aku dan nola.."Dek maaf ya dek kami nggak pake baju.Kami nggak macam-macam.Cuma agak genit dikit..huahauhahahahahaha.."

--__--" kriiiikk....kriiik..kriiik..

Seketika aku memalingkan muka ke arah jendela dan menghamburkan pandangan,menembus jauh ke dalam hutan lalu kembali menikmati rasa sakit dari kadar asam lambung yang meningkat.
Akhirnya perjalanan menemukan kami dengan rumah makan di pinggir jalan.Tempat makan yang memang sering menjadi persinggahan kalau pulang.Aku tahu kamar mandi dan tempat shalat nya paling nyaman.Aku langsung menuju kesana.Selesai shalat dan bersantap malam , perjalanan panjang berlanjut kembali.

Rasanya begitu lama.
Kondisi jalan yang tidak mendukung pun menjadi salah satu penyebab ketidaknyamanan.
Kami berhenti lagi di sebuah masjid di kala subuh untuk menghadap Rabb kami.
Setelah itu,roda kembali menggelinding dijalanan dengan liarnya.Terasa sangat jauh.
Kami lagi-lagi terlelap.Mungkin lebih tepatnya memaksakan diri untuk terlelap.

"SELAMAT DATANG DI KOTA BENGKULU"

Akhirnya tulisan itu terlihat juga di depan mata.
Semakin nyata.
Semakin tegas garis-garis bahagia di wajah.
Perjalanan panjang.Sungguh panjang.
Letihnya masih terasa.Tibalah giliranku untuk diantar ke alamat rumah.
Setiba di gang depan rumah aku berjalan kaki.
Masih agak sempoyongan.Masih lemas.Pusiing sekali rasanya.
Rasa sakit itu benar-benar membuatku dan menjeratku dalam rasa lemah.



"Eh anak ayah akhirnya nyampe juga..alhamdulillah.."


"Capek nak?akhirnya nyampe juga anak ibu.."



Dan semua kelelahan, rasa sakit itu hilang dan menguap entah kemana.

Mereka..menghapus semuanya :)


(Bengkulu,4Juni 2011)

tadi ujiannya gimana ?

Jumat, 25 Maret 2011 01.26 by SHINTA TRILUSIANI 0 komentar
okeh guys , tadi gue ujian blok !
paraaaaahhh soalnya..
gampaaaaangg
eehmm coret !
susaaahh bangeeeet..
ukuran font nya aja 10-11 pokoknya mini banget deh..dan ada 140 soal dengan total 13 mata kuliah sekali ujian..sukur-sukur deh gue nggak kejang-kejang tadi waktu ujian nya..
yang pasti gue udah berusaha sampe detik-detik terakhir.
hasilnya ? guuuueeeee udaaaaahhh PASSRAAAAHHH rraarrwrr

mana waktu disamain sama teman-teman yang lain banyak jawaban gue yang beda dan salah T__T
haduh jadi nggak nepsong ngapa-ngapain gue.sumpah :'(

tapi hari ini ada hal yang bikin gue seneng.
seneeeeeenggg luar biasa membabi buta :D
oke mungkin bagi'nya' itu biasa-biasa aja.
nggak ngaruh mungkin.hahaha..
tapi nggak tau , di tengah hati gue yang lagi gundah gulana ini , itu jadi oase di tengah padang hati yang sudah mengering *halah..

back to ujian gue..
ya ALLAH nggak tau mesti gimana.sumpah yaaa agak-agak frustasi gimana gitu rasanya..intinya gitu deh ujian gue.tuh mulai ngambek kan gue nya.salah lo sih..

bawaannya mau pulaang ke kosan , ngelapor ke blog terus baca komik , guling-guling , nyanyi-nyanyi lagu lawas abis itu tidur..di laptop gue sekarang lagi main lagu nya sheila on 7 yang pasti ku bisa dan berlayar denganku.
gue banget deh..
*perasaan semua lagu nya sheila on 7 gue banget semua hahaaha :P LOL.

ternyata sodara-sodara , jam 1 masih ada kontrak blog repro..
ajegileee..abis ujian langsung aja lanjut yah..
inilah hidup.*sambil ngais-ngais tanah.

angkatan gue biasa kalo lagi kontrak blok suka heboh.
dan akhirnyaaa terpilihlah sahrul hamidi dan nora ramkita sebagai PJ blok repro : D
congratulation yaah guys : D

blok repro ada 7 SKS dan makan waktu 8 minggu..*gleekk

semoga gue bisa survive di blok ini..
gue harus semangat!!
HARUS LEBIH BAIK !

percuma cita-cita pengen jadi dr kandungan mah kalo nggak semangat...ceileeeehh :p

besok ada acara DPM lagi di kampus..hadeeehh capenyooooo~

senin udah kuliah lagi..tutor lagi..skill lab lagi..bbrraaawwrr

tapi bukannya gue nggak punya alasan untuk nggak semangat ?


hwaiting ! hwaiting ^^v


-Bandar Lampung,25 Maret 2011-

UJIAN hari ini-

Selasa, 22 Maret 2011 03.38 by SHINTA TRILUSIANI 0 komentar
alhamdulillah..hari ini 2 ujian praktikum sudah terlewati..
insya ALLAH dengan baik dan usaha yang maksimal.
semoga diiringi dengan hasil yang juga maksimal , aamiin-->*ngarep :p

post-post gue sebelumnya setelah gue baca lagi ternyata kesannya 'serius' banget ya ? :p 
well,jangan pernah ngebayangin pribadi gue seserius itu karena emang nggak seserius itu kok.
namanya manusia , ada sisi-sisi yang nggak terlihat yah walau terkadang mungkin tidak dominan.
kayak gue nih ya , kalo orang-orang kenalnya mungkin gue ini orang yang selalu bahagia , ketawa setiap saat , ceria , ramah , cantik , sempurna *okee , 3 kata terakhir tidak lebih dari sebuah pendustaan dan penistaan blog.
ada sifat-sifat yang tidak dominan di diri gue tapi dibilang nggak dominan yah kadang-kadang dominan juga *nah lo ?
contohnya : gue cengeng abiiiisss haha.ngeliat sesuatu yang sedih dikit aja bisa langsung nangis di TKP.oh my God kadang gue malu sama baim cilik.

selain itu , gue juga pemarah..hihi.GAHAR banget kesannya.tapi walaupun gw galak , hati gue baik lhooo bener...*apadeh maksudnya --__--"

post ini asli post yang paling geje yang pernah gue publish..hehe..gue bingung mau nulis apa.pokoknya mau nuliiisss aja..
oh iya , ujian tadi hehe jadi lupa karena otak gue udah nyesek sama pelajaran hahaha *dusta durjana membabibuta
tadi siang gue ujian patologi anatomi sama patologi klinik.terus ? yah sebenernya nggak ada terusnya.
rencana awal gue mau post soal-soal ujian gue tadi.berhubung gue udah lupa jadi maap yaaa :D
dimulai dari ujian patologi anatomi yang lamaaaa banget nunggu nya.ujiannya mah sebentar doang.
ibarat ngedipin mata aja belum kelar itu ujian udah selesai aja.nah untungnya ujian PA gue lewat.
alhamdulillah.*apanya ?
pokoknya alhamdulillah ajaaa hahaha..

dilanjutkan dengan ujian praktikum patologi klinik siangnya.nah perut gue yang kenyang kayaknya jadi stimulus mata deh..nguantuuuukk pisan.
tapi kalo ketemu soal kayaknya susah deh buat ngantuk --__--"
apalagi kalo soalnya rada ajaib gimana gituuu..
selesai ujian PK gue cuma bisa nyengar-nyengir kuda aja.
lagi-lagi apa pun yang terjadi , gue cuma bisa berdoa dan bilang alhamdulillah : D


ada banyak hal yang terjadi di dunia ini.
hidup itu seperti seorang mahasiswa yang sedang menghadapi ujian.
ada kala nya kita merasa kesulitan menjalaninya.
ada kala kita bahagia karena mampu melaluinya.
ketahuilah , bahwa ujian disiapkan untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih 'siap'
sekalipun harus terjatuh dalam melewatinya , percayalah bahwa ujian hanyalah sebuah proses.
ada kebaikan yang sedang menanti mereka yang sabar dan tekun melewatinya.
maka , mengapa kita harus berkeluh kesah karena kedatangannya ?


-Bandar Lampung,22 maret 2011-

kisah-kisah bersama dosen mahadaya :)

pasti masing-masing dari kita punya pengalaman unik di tiap peraturan yang pernah dibuat secara sah atau di sah-sahkan oleh salah seorang guru/dosen kita.gw punya cerita seru tentang peraturan yang dianut oleh dosen-dosen yang mahadaya di kampus gw.
sebenarnya ada banyak karakteristik dosen-dosen yang kalo ngajar kadang-kadang bikin sensasi yang deg-deg seeerrr gimanaaaaaaa gituuuu yaaahh..
berhembuslah kabar ntah dari mana , bahwa dosen yang mengajar salah 1 mata kuliah penting di jurusan gw adalah sangat mahadaya luar biasa killer nya.katanya nih ya , ketika beliau sedang ngajar , tiba-tiba langsung teringat sebuah nama misalnya.."Siti...yaah siapa disini namanya siti ?coba kamu jelaskan tentang hal ini.."
entah siti siapa lah sebenarnya yang beliau ingat.entah nama mantan nya , entah kucing nya , entah siti nurhaliza , yang pasti pulang-pulang anak yang namanya disebut oleh dosen itu langsung berlari ke atas gunung , berteriak sekencang-kencangnya dan berniat mencari kambing malang untuk dipotong dalam rangka GANTIIII NAMAAAA..


dosen yang satu ini memang agak lain dari yang lain.beliau senang memanggil sejumlah nama yang menurut beliau sering didengar olehnya.maka meringislah temen-temen gw yang namanya udah jadi nama masyarakat , kayak..toni , budi , wati , rani , roni , rina..blablablaaa.kalo dosen nya udah menyebut sejumlah nama yang menurut beliau familiar tapi nggak ada di kelas ,beliau bakal mengambil 1 nama yang tidak beruntung dari sebuah benda keramat : ABSENSI ANGKATAN.


huuuaaaahhh..gw langsung baca-baca surat atau doa yang gw apal dari jaman balita sampe sekarang berharap yang Ilahi memaafkan dosa-dosa hamba sebelum menjatuhkan jari telunjuknya ke nomer absen yang tak berdaya itu.untungnya sejauh ini gw belum termasuk orang-orang tidak beruntung yang kebagian pertanyaan dari sang dosen mahadaya.selain itu ,ada juga dosen yang suka nyuruh maju langsung kedepan kelas terus ngejelasin slide nya dia.paling mahasiswa yang kurang beruntung itu hanya bisa mengedipkan matanya 3 kali lalu menggeleng lemah dan mengibarkan bendera kuning pertanda menyerah.

ada beberapa hal yang di klasifikasikan sama temen-temen gw sebagai hal-hal yang diharamkan selama perkuliahan bersama beberapa dosen mahadaya :
1.DILARANG memakai pakaian berwarna cerah.soalnya , kalo warna cerah dari mana aja beliau pasti bisa lihat.pokoknya anti kuning , merah cerah , shocking pink , orange , hijau cerah , dan warna-warna terang lainnya.beuuh jadi mangsa empuk deh biasanya..

2.DILARANG duduk di kursi yang paliiingg pojok di kelas.carilah posisi yang seaman mungkin.untuk sementara ini , dari hasil inspeksi gw , tempat yang paling aman adalah tempat duduk di barisan tengah agak pojok tapi jangan paling pinggir.hahaa ribet bener yaa ? :p

3.DILARANG menggunakan baju kotak-kotak, atau garis-garis atau kembang-kembang.karena motif yang mencolok akan menarik perhatian.

4.DILARANG berisik.wow kalo yang ini mah kudu wajib haruuuss nggak boleh nggak.nyari mati ini mah namanya kalo udah tau kuliah beliau tapi masih aja berisik.

5.DILARANG terlalu banyak bertanya.hahaha sebenarnya sih nggak masalah bagi mereka-mereka yang ingin namanya selalu dikenang oleh beliau.tapi bagi anak-anak yang tidak berharap dikenang dan disimpan dalam raga beliau , dimohonkan untuk mengunci rapat mulutnya.yeaah sometimes , silent is gold..

6.PERBANYAKLAH berdoa , meminta maaf dan doa kepada orang tua.karena ridha ortu adalah ridha-Nya.hanya Dia yang dapat menyelamatkan kita dari ketidakberuntungan hehee..

7.Yah kalo baca buku, terus udah khatam tuh materi mah nyantai aja.beliau senang kok sama anak-anak yang pintar.coba tanya , siapa tau beliau punya anak cowok jurusan kedokteran yang mau dijodohkan ke kita dengan suka rela hahaha..

anyway..terkadang kita butuh tenaga pengajar seperti ini.terkadang ,mahasiswa-mahasiswa bengal yang hobi nya kolektor iler sewaktu kuliah bisa sedikit tersadar dan semoga bisa dituntun untuk kembali kejalan yang benar hehee..yah shock terapi sekali-kali no problemo lah.hitung-hitung jadi lebih siap juga sebelum kuliah dan lebih paham materi nya.

oke , selamat dan semangat belajar , guys :D

cinta itu takdir..bukan pilihan (jatuh cinta part 2)

Rabu, 17 November 2010 00.44 by SHINTA TRILUSIANI 2 komentar
"cinta..deritanya tiada akhir.."

ketika kita memutuskan untuk menjatuhkan diri secinta-cintanya terhadap cinta , maka pada saat yang sama kita harus menempa diri..mempersiapkan mental yang jauuuuhh lebih tangguh untuk kehilangan orang yang kita cintai.

Banyak orang hanya mengkhayalkan bahwa mereka akan selama-lamanya dengan sang pasangan.sampai rambut hitam memutih , sampai semua muskulus-muskulus mengendur dan mengalami penurunan keelastisan , hingga detak jantung berpacu kecepatan dengan detak di jam dinding , dan menanti kedatangan malaikat israil bersama.Berpegangan tangan di teras , dengan 2 cangkir teh hangat dan syal yang memeluk sang leher erat sambil melihat paras cucu-cucu kecil sedang bermain di tengah taman.indah memang.

setiap pasangan yang mengawinkan perasaan hampir dapat dipastikan memiliki cita-cita untuk melabuhkan hubungan panjang pada jenjang yang lebih indah.memiliki masa depan bersama.tanpa kita sadari bahwa kemungkinan akhir yang indah pada cerita yang kita jalin selama ini sama besar rasio nya dengan kemungkinan akan berakhir dengan perpisahan.50-50.

karena sang dopamin yang berpengaruh terlalu kuat pada sel-sel tubuh mereka yang sedang memadu cinta , mungkin mereka lupa bahwa akan ada gempa kuat yang datang tiba-tiba dan menghantui mereka yang hidup di pantai yang indah.di pantai harapan yang indah.

setiap orang siap untuk bahagia.
dan itu memang hak kita semua untuk bahagia.
tapi ketika kita dihadapkan dengan kesedihan atau mungkin pengkhianatan , apa ada yang mempersiapkan diri ? 

mencintai seseorang bukanlah pilihan.
sama sekali bukan pilihan.
jika saja cinta itu pilihan maka kita akan memilih dia yang berhati baik , setia , berakhlak mulia dan sederet embel-embel kemuliaan para lelaki pujaan yang senantiasa menjadi idaman.tapi sayangnya cinta itu bukan pilihan.dia adalah takdir.
sekalipun dia adalah bajingan yang paling terkutuk se-bima sakti ini.lagi-lagi ini urusan takdir.
tidak ada hak untuk memilih.
karena ini bukan pilihan.sama sekali bukan pilihan.
cinta itu dipilih.
dipilih berdasarkan segala sesuatu yang sebenarnya tidak pernah meminta kita untuk mengangguk mengerti.

untuk itu jangan pernah mengutuki diri sendiri,ketika kita mencintai seseorang yang sebenarnya tak pantas di logika kita.lagi-lagi kita bisa apa ? cukup diam dan nikmati saja.sekali pun logika memberontak dan mengatakan.."betapa tak pantasnya dia untuk kamu.."atau justru.."alangkah tidak pantasnya kamu untuk dia.."

jika cinta itu bisa memilih , mungkin Romeo akan lebih Rosaline yang jauh lebih dulu dicintainya daripada Juliet.
namun dia bisa apa ?
karena takdir telah memilihkan Juliet untuk dicintai olehnya.

ketika kita mencintai seseorang , maka manuver pertama yang harus disiapkan untuk melangkah lebih jauh adalah rasa keikhlasan.
rasa ikhlas untuk mencintai orang itu tulus dan apa adanya.sekalipun hanya bisa mencintainya dalam doa.rasa ikhlas yang besar ketika kita tidak dipilih oleh takdir untuk dia yang kita cintai.namun percayalah..


"sekalipun cinta itu bukan pilihan , ia tidak akan jatuh disembarang tempat.walaupun harus harus menangis berdarah-darah karena nya..percayalah itu adalah yang paling terbaik."



JENUH JENGAAAH GALAU rraaawwrr..

Sabtu, 23 Oktober 2010 02.49 by SHINTA TRILUSIANI 1 komentar
dear dunia autisku,
yeaah..udah lama gw ga ngotak atik dunia ke-autisan gw ini.dari libur ampe sekarang kuliah lagi , gw baru kali ini buka ini dunia.kangen juga.
gw nulis bukan karena ada waktu , tapi gw nulis karena hmm apa yaa ? hmm..apa yaa ? karena panggilan jiwa *najis oke coret !

gw nulis karena gw pengen nulis.
gila sumpah galau banget rasanya sekarang.ujian seminggu lagi boooyyy dan lo tau ? gw baru mantengin beberapa slide aja langsung kejang-kejang , stroke, abis itu lenyap ke dunia ke autisan gw 1 lagi : ALAM BAWAH SELIMUT.well,diperparah lagi sama kondisi body yang emang lagi not delicious *ihiirr bahasa bule cing :p *
gw jadi hypersomnia.bentar bentar tidur.ada apa ga matahari juga gw tidur..malu ih sebenernya ama ayam.yang udah netekin anaknya dr pagi..*emang bisa?
bahan kuliah gw buaanyaaak gila.ampe gw bener-bener bisa gila kalo kelamaan mantengin slide-slide yang menari dengan gemulai di laptop gw.gw juga ga tau tumben amat gw ini galau..biasanya adaaaa ajaa sumber semangat gw , ntah itu dari rentetan cita-cita,entah itu dari suara mak gw di ujung telpon , ntah itu dari cucian gw yang belum kering-kering..*nah orientasi mulai ga bener..
gw adalah mahasiswa di jurusan yang ngurusin masalah per-nyawaan manusia.apa kabar masa depan kalo gw nya malas ?
kalo dipikir-pikir walau sebenernya gw males bgt mikir,wajar aja sih gw jenuh.yaaahh emang gw masih anak bau ketek yang masih nangkring di tingkat 3.tapi..aah gatau ah !
nyaris tiap hari dateng ke kampus jam 7 ! JAM 7 sodara-sodara..!!! dan itu juga kalo dosen gw on time , yang ga enak nya waktu PJ matkul itu tiba-tiba bilang : sorry yee kawan-kawan dosennya lg ada urusan.."
gw pengen langsung makan biji-bijian tasbih ! gw udah bangun pagi karena takut di kurung dari luar ama beliau itu.belum lagi kalo kuliah udah numpuk kayak upil yang dikiloin..NAUZUBILLAH..meninggal berjama'ah rasanya -__-"
bahan kuliah yang seabrek itu disumpel dalam waktu beberapa jam saja.ga peduli walau mahasiswa nya udah teriak-teriak "aiiirrr..aiiiirrr.."
kayak gw bilang sebelumnya , kalo ga mikir jurusan gw ini di bidang per-nyawaan manusia , gw mah udah sebodo amiiirrr..kalo gw ga inget betapa besar keinginan gw buat ngewujudin impian itu ,gw mah udah males-malesan kuliahnya..
mungkin itu ya yang kata orang : selalu ada pengorbanan yang besar untuk sebuah impian yang besar.


yaah jenuh sekali dua kali ga masalah lah.
wajar bin lumrah.toh gw juga manusia biasa..
asal semangat untuk tetap berjuang ga padam..selama masih ada alasan untuk berjuang ,KENAPA KITA HARUS MENYERAH ?